Belajar Java Yuk… (part#2)

Sebelum mulai membuat program java, kita harus mengingstal Java Development Kit (JDK) terlebih dahulu ke komputer kita. Terdapat 2 hal penting dalam JDK, yakni Compiler dan Interpreter. Compiler mempunyai tugas mengubah kode-kode java menjadi bytecode (*.class) sedangkan Interpreter berfungsi untuk menterjemahkan bytecode tersebut dan mengeksekusinya. JDK dapat diunduh gratis dari situs Sun Microsystem secara bebas (free), jangan lupa sesuaikan dengan Sistem Operasi yang digunakan.

Proses instalasi JDK tersebut sangat mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan tertentu. Namun untuk menggunakannya perlu dilakukan beberapa penyesuaian dengan sistem operasi yang digunakan. Umumnya yang perlu dilakukan adalah memasukkan path ke direktori JDK Anda ke setting path pada sistem operasi. Misalkan direktori JDK Anda adalah C:\jdk1.5 maka pada Windows 98 kitacukup menambahkan baris perintah SET PATH=C:\jdk1.4\bin pada file autoexec.bat Anda. Untuk Windows NT/2000/XP Anda cukup menambahkan direktori C:\jdk1.5\bin pada variabel path di System Environment. Caranya: klik kanan ikon My Computer, pilih Properties. Kemudian pilih tab Advanced. Lalu klik tombol Environment Variables, cari variabel path, kemudian tambahkan path direktori JDK ke dalam variabel tersebut. Untuk Linux, tambahkan baris perintah SET CLASSPATH=(direktori jdk Anda) ke file profile Anda, contoh : untuk menge-set variabel lingkungan PATH :

$ export PATH=/home/andriy/jdk1.3.1_01/bin:$PATH


Variabel lingkungan CLASSPATH harus memuat directory di mana file .class dari aplikasi berada. Contoh untuk menge-set variabel lingkungan CLASSPATH pada lingkungan Linux :

$ export CLASSPATH=/home/andriy/javaku

Untuk mencoba JDK, ketikkan perintah java dan javac pada shell prompt (atau DOS Command Prompt). Jika perintah tersebut sudah dikenali maka program java atau javac akan menampilkan sintaks penggunaan. Untuk kemudahan dan berbagai fasilitas tambahan dapat digunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk bahasa Java seperti NetBeans IDE, Eclipse, Visual Café dari Symantec atau JBuilder dari Borland.
Langkah-langkah dalam membuat program java pada dasarnya terdiri dari 3 langkah, yaitu :

1. Menulis kode sumber dalam bahasa pemrograman java menggunakan teks editor dan disimpan dengan ekstensi *.java
2. Mengkompilasi kode sumber tersebut menggunakan compiler yang telah disediakan oleh JDK dengan perintah javac. contoh : javac namaProgram.java yang akan menghasilkan file yang berisi bytecode dengan ekstensi *.class
3. Mengeksekusi file bytecode dengan perintah java tanpa ekstensi, contoh : java namaProgram

Contoh Program Java Pertama

Langkah 1
Buka teks editor kesayangan untuk menuliskan kode sumber, di Sistem Operasi Linux dapat digunakan kate, kwrite, dll pada Sistem Operasi Windows dapat digunakan notepad ataupun wordpad

Langkah 2
Tulis kode sumber berikut ini :

public class helloJava
  {
    public static void main(String[] args)
  {
    System.out.println("Apa Kabar Java? Aku akan menakhlukkanmu...!");
  }
}

Langkah 3
Simpan file tersebut dengan nama file : helloJava.java Perlu diperhatikan dalam penamaan file, bahwa nama file harus sama dengan nama class yang dideklarasikan dan penamaan file ini juga case sensitive.

Langkah 4
Buka console / command prompt, lalu masuk ke direktori tempat menyimpan file java dan lakukan kompilasi dengan perintah javac. Contoh :

prompt> javac helloJava.java

Jika proses kompilasi berhasil maka akan terdapat file dengan ekstensi *.class dengan nama file yang sama dan pada direktori yang sama. Setelah itu eksekusi program tersebut dengan perintah java. Contoh :

prompt>  java helloJava

Hasilnya adalah sebaris teks yang akan ditampilkan pada console / command prompt :

Apa Kabar Java? Aku akan menakhlukkanmu...!

Perlu diperhatikan bahwa bahasa Java bersifat case sensitive, sehingga penggunaan huruf besar dan kecil harus diperhatikan. Selain itu penulisan source code program tidak harus memperhatikan bentuk tertentu, sehingga Anda bisa saja menuliskan semua baris source code tersebut dalam satu baris asal Anda tidak lupa membubuhkan tanda titik koma (;), atau menuliskan tiap kata dalam satu baris tersendiri. Namun sangat dianjurkan untuk menuliskan kode program seperti contoh diatas agar lebih mudah dalam pembacaan kode sumber.

Yach segini dulu bagian kedua dari tulisan belajar java, kalo banyak-banyak takutnya ntar otaknya jadi bluescreen trus ngehank and ogah belajar java lagi, hehehe just kidding.

OK, Wassalam en CU at part # 3

Tinggalkan sebuah Komentar